Khabar Duka Dari Tambora

Jakarta DiboNews Media (15/5/2012). Khabar duka dari Tambora Jakarta Barat. Hari ini datang Relawan Dibo Piss dari Tambora bersama salah seorang bapak muda bernama Haris 32 tahun. Dia melaporkan duka keluarga karena anak satu-satunya, Shabrina, 3 tahun meninggal dunia. Shabrina adalah seorang anak putri yang sangat mungil dan cantik. Kematiannya tentu membawa rasa duka yang mendalam disebabkan tidak ada tanda sakit sebelumnya. Menurut Haris, orang tua almarhum – Shabrina hanya batuk-batuk saja yang kemudian dibawa ke Klink yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Menurut Haris saat wawancara dengan Reporter DiboNews Media, anak semata wayangnya itu melihat dokter. Sepulang dari klinik, batuk Shabrina bukan membaik bahkan lebih parah dan kemudian menghembuskan nafas terakhir.

Nampak raut wajah Haris yang murung dan duka saat kami bersama dalam perjalanan menuju rumah duka. Sedih, duka, nestapa bercampur dan menyatu dalam hati bapak muda itu. Bahkan dengan kondisi itu – sang ayah muda itu_ tidak berselera makan walau kami menawarkan sedikit cemilan. Kami memahami situasi dan kondisi yang terjadi. Pada malam itu hanya ada satu harapan Haris, yakni sampai di tempat segera untuk membawa jenazah putrinya ke kampung halaman, Purbalingga.

Mobil Relawan melesat – memotong kemacetan jalan raya yang membentang di sepanjang jalan Gatot Subroto menuju Grogol, Tambora. Perasaan cemas dan kecewa nampak di wajah Haris melihat bertumpuknya kendaraan di ruas jalan yang mengakibatkan laju jalan mobil kami terhambat. Kami memohon kepada si pemilik kekuasaan absolut agar dipercepat jalan kami menuju rumah duka itu.

Jam 07.35 kami sampai di rumah duka. Tampak kerumunan warga di depan gang Rumah duka menyambut kedatangan mobil Relawan. Begitu haru. Begitu menyentuh. Kamipun (Reporter DiboNews yang ditemani Photographer, Dewo) meneteskan air mata haru tanpa kami sadari. Betapa mereka membutuhkan kepedulian kita untuk berbuat dan bertindak demi mengurangi rasa duka yang mereka alami. Kami rasakan sentuhan rasa itu dari kalbu yang paling dalam. Hatipun bergetar dengan rasa haru dan tangis yang tak terdengar. Wahai Penguasa jagad raya, mungkinkah Kau hapus semua rasa duka yang melintas dalam kehidupan manusia?

Usai mengambil gambar dokumen kami mewancarai Ketua RT dan warga mengenai Program Layanan Ambulan Gratis kerjasama dengan Cagub Alex Noerdin. Kami kembali ke Posko dengan membawa rasa bahagia bahwa kami telah berbuat untuk kebahagiaan mereka yang berduka. Reporter DiboNews Media

Lihat Video Pemberangkatan Almarhumah Shabrina di sini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s